Showing posts with label Kreatif. Show all posts
Showing posts with label Kreatif. Show all posts

Monday, June 20, 2011

Peter Longstaff, pelukis kaki yang luar biasa !




Peter Longstaff terlahir cacat. Gara-gara pemberian obat thalidomide yang diberikan dokter untuk yang memerangi morning sick buat para ibu hamil di akhir tahun 1950-an dan awal 1960-an.

Peter, tak memiliki tangan dan hanya mengandalkan kakinya saja. Namun hal itu gak membuatnya merasa minder, bahkan ketika masih remaja, dirinya mendapat cemooh dari orang-orang yang gak baik namun hal itu membuatnya menjadi kuat.

“Kamu jadi lebih kuat. Kamu jadi terbiasa dengan orang-orang yang melihatmmu di jalan karena kamu berbeda. Namun jika hal itu membuatmu terganggu, kamu gak akan bisa melakukan apapun,” ujar Peter dari Briston, dekat Holt, Norfolk.

Sejak kecil Peter belajar menggunakan kaki kanannya seperti tangan kanan, bahkan dirinya cukup mandiri menyelesaikan sekolah di Teesside.

“Kaki kananku seperti tangan kananmu. Aku mencari cara melakukan berbagai hal,” ujar Peter lagi seperti dikutip dari Dailymail.co.uk.

Peter Longstaff, 48 tahun adalah seorang ayah dari anak cowok usia 12 tahun bernama Milo.

Dirinya juga adalah seorang pelatih dan manajer tim sepak bola Crome dimana pemainnya berusia dibawah 13 tahun.

Peter juga merupakan bagian dari pergerakan internasional dari Seniman-seniman Lukisan Mulut dan Kaki (MFPA). Keahlian Peter melukis sendiri dia dapat secara otodidak. Untuk masuk menjadi murid MFPA, dirinya diseleksi atau dievaluasi terlebih dulu untuk mengetahui apakah karyanya diatas standar.

Adapun penjualan karya-karya MFPA – berupa kartu dan kalender membantu pelukis-pelukis cacat seperti dirinya.

Dana-dana yang dikumpulkan oleh organisasi memberinya dana untuk membantu dengan materi-materi dan biaya-biaya pelatihan.

Jika Peter bisa mencapai kemajuan dan menjadi anggota penuh, maka dirinya bakal mendapat gaji.

Peter sendiri suka menggambar pemandangan, khususnya pemandangan pedesaan.

Sebelum menjadi pelukis professional, Peter pernah bekerja sebagai peternak babi, dimana itu merupakan karir pertama Peter.

Disana dirinya belajar mengendarai traktor, membeleh babi dan mempak rumput kering. Namun 10 tahun yang lalu Peter meninggalkan bisnis tersebut karena pasar, ketimbang beban kerja, menjadi sulit.

Peter biasa bekerja di lantai atau diatas kuda-kuda – mengganti posisi badan untuk menghindari dari sakit punggung dan juga untuk melukis detail-detail yang diperlukan. Untuk menjaga kesehatan, dirinya biasa jalan-jalan atau berenang.

Karya seni Peter pernah dipamerkan di Royal College Art di London bulan lalu sebagai bagian dari perayaan 50 tahun mereka.






sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2845588

Wooden Supercar, Mobil Kayu Seharga $40.000

Anda penggemar mobil? Lupakan sejenak mobil logam dan serat karbon atau paduan keduanya. Mobil Jepang ini dibuat oleh Sada Kenbi dari kayu, yang diberi nama Maniwa. Mobil kayu ini dijual dengan harga $44.000 USD.

Mobil kayu khusus ini dibuat oleh pengrajin kayu dan secara legal boleh dikemudikan di jalanan umum di Jepang dan dapat mencapai kecepatan hingga 80km/jam.

Sistem kemudi dibuat seperti stang sepeda motor , pintu samping yang bisa dibuka keatas bahkan dipasangi Hasa stereo. Tempat duduk didepan hanya satu untuk pengemudi dan dua kursi kayu di belakang untuk dua penumpang. Wow… mewah… pantas deh dijual dengan harga sekitar Rp. 380.000.000 ($40,000 x Rp9.500).
















sumber :http://www.kaskus.us/showthread.php?t=2899583

Sunday, April 10, 2011

Bangku Khusus Untuk Remaja "Tak Sopan"


Seorang walikota di Jerman menarik perhatian pengelola kota-kota lain setelah ia memasang bangku taman khusus untuk remaja kota itu yang enggan duduk sopan.

Setelah penduduk kota Eppelheim yang terletak di barat daya Jerman mengeluh tentang remaja yang selalu duduk di sandaran bangku taman, ketimbang di dudukkan bangku itu sendiri sehingga dudukkannya jadi kotor karena sepatu mereka, Walikota Dieter Moerlein lalu muncul dengan gagasan cerdas, yaitu menempatkan dudukan di sandaran bangku.

Bangku pertama dari Moerlein dipasang pekan lalu dan dia sudah menerima banyak telepon dari kota-kota di Jerman, katanya kepada Reuters, Selasa (5/4/2011). "Penerimaan penduduk luar biasa," kata Moerlein.

Di negara yang terkenal dengan ketertibannya itu, meletakkan sepatu Anda di dudukan kursi atau bangku publik sering langsung mendapatkan teguran dari warga yang lewat. Dalam sebuah kasus yang ekstrem, seorang pensiunan berusia 69 tahun melukai seorang pria 18 tahun dengan pisau pada hari Minggu lalu pemuda itu tidak mau menurunkan kakinya dari kursi di kereta.

Nah, di Eppelheim bangku kreasi sang walikota itu telah menjadi solusi yang memadai bagi semua pihak di kota yang terkenal karena strudel-nya, sejenis pastry, itu.

"Anak-anak jadi senang karena tidak ada aturan untuk duduk di sandaran bangku," kata walikota itu. "Orang lain juga senang karena mereka kini memiliki tempat yang bersih untuk duduk."