Showing posts with label Astronomi. Show all posts
Showing posts with label Astronomi. Show all posts

Sunday, April 3, 2011

Inilah Foto Berwarna Pertama Merkurius dari Orbit

Headline
Foto pertama yang diambil pesawat tanpa awak NASA MESSENGER dari orbit ini sebenarnya merupakan sekuens delapan gambar. Seperti apa?

Gambar berwarna ini diperoleh melalui filter pada gelombang pusat 1.000 nm, 750 nm, dan 430 nm yang ditampilkan dalam warna merah, hijau, dan biru. Salah satu tujuan pengukuran MESSENGER adalah, menciptakan peta global delapan warna pada resolusi 1km/piksel.

Peta ini untuk membantu memahami variasi komposisi di seluruh permukaan Merkurius. Pada 17 Maret 2011, MESSENGER menjadi pesawat pertama yang mengorbit Merkurius.
Misi ini sekarang berada pada fase komisi selama pesawat dan kinerja instrumen diverifikasi melalui serangkaian aktivitas yang dirancang khusus.

Dalam jalur misi utama satu tahun ini, tujuh instrumen sains pesawat dan penyelidikan sains radio akan mengungkap sejarah dan evolusi planet paling dekat sistem tata surya ini

sumber 

Friday, March 18, 2011

Hari Ini, Fenomena 'Bulan Super' Beraksi

Headline
Fenomena Lunar Perigee atau 'Bulan Super' yang terjadi hari ini diakui pengamat berdampak pada situasi Bumi. Namun, Indonesia tidak perlu khawatir.

Menurut peneliti senior astronomi dan astrofisika di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) Profesor Dr. Thomas Djamaludin saat dihubungi INILAH.COM, istilah Bulan Super (Super Moon) hanya dikenal di dunia astrologi berdasarkan konfigurasi benda-benda langit sehingga tidak didasari analisis ilmiah. Namun, tetap saja fenomena itu berdampak pada Bumi.

“Ini akan meningkatkan efek pasang surut air laut di mana air laut akan lebih tinggi dari rata-rata. Terkait dengan gempa, kita harus berhati-hati menganalisisnya. Memang sempat ada dugaan hubungan antara dua kejadian itu tapi perlu kajian ilmiah lebih lanjut,” ujar Thomas Djamaluddin via telepon.
Efek pasang surut bulan menurutnya, akan melepas energi yang memicu gempa. Tapi tetap saja, sebab utama gempa adalah pergeseran lempeng. Terkait dampak signifikan fenomena Bulan Super, Thomas memperingatkan keberadaan cuaca buruk yang bisa menyebabkan banjir rob.

“Biasanya bila ada cuaca buruk, otoritas yang bertanggung jawab seperti BMKG (Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika) pasti akan selalu memberi peringatan. Tapi faktor utama cuaca buruk dan pasang surut yang memperburuk keadaan,” ujar Thomas lagi.

Untuk penampakan, bulan lebih besar 7% dari rata-rata namun sulit untuk dilihat dengan mata telanjang. Jika kita menggunakan teleskop, maka bisa melihat saat magrib pada 19 Maret dan titik puncak pada dini hari 20 Maret jam 2:10 WIB.

sumber 

Monday, March 14, 2011

NASA Kunjungi Merkurius Pekan Ini



Pekan ini, pesawat ulang-alik MESSENGER NASA akan masuk orbit Merkurius. Pesawat ini memiliki misi mengungkap rahasia planet dekat matahari itu.

Jika berjalan lancar, MESSENGER (Mercury Surface, Space Environment, Geochemistry and Ranging) akan sampai Merkurius pada 18 Maret. Saat itu, pesawat akan berjarak 200 kilometer dari permukaan Merkurius.

"Kami sangat antusias atas prestasi ini dan bersemangat mempelajari rahasia yang ada di Merkurius," papar geofisikawan Carnegie Institution Sean Solomon di Washington.

MESSENGER merupakan pesawat ulang-alik kedua yang mencapai Merkurius.

Mariner 10 merupakan pesawat pertama yang sempat melewati orbit Merkurius selama tiga kali pada 1974-1975. Saat itu, Mariner 10 hanya mampu melihat 45% permukaan Merkurius. Seperti dikutip FOX News, ketika sudah mengorbit, MESSENGER akan memetakan seluruh permukaan Merkurius.

Selain memetakan topografi, pesawat itu akan merekam topografi dan komposisi planet dalam skala kecil hingga puluhan meter. Dalam misi selama setahun itu, MESSENGER juga mengukur perbedaan atmosfer Merkurius yang terdiri dari hidrogen, helium, dan ion logam.

Informasi yang diperoleh pesawat ini diharapkan bisa memberi informasi mengenai cara atmosfer tipis Merkurius bisa kembali terbentuk setelah ion yang ada dilepaskan ke angkasa.

sumber 

Thursday, March 10, 2011

Menakjubkan, Bukti Bumi Telah Dirancang Dengan Sempurna!!

Salah satu temuan mutakhir di dunia sains yang menjadi buah bibir di kalangan ilmuan adalah apa yang disebut prinsip antropis. Prinsip ini mengungkapkan bahwa setiap detail yang terdapat di alam semesta telah dirancang dengan ketepatan yang sempurna untuk memungkinkan manusia hidup. Contoh kecil dari prinsip antropis ini dapat kita temukan pada fakta-fakta yang berkaitan dengan keberadaan bumi. Dalam hal ini, seorang astronom Amerika Hugh Ross dalam bukunya yang berjudul The Fingerprint of God, Recent Scientific Discoveries Reveal the Unmistakable Identitiy of the creator telah membuat daftarnya sendiri sebagai berikut.

1. Jarak bumi dengan matahari

Jarak matahari ke bumi adalah 149.669.000 kilometer (atau 93.000.000 mil). Jarak ini dikenal sebagai satuan astronomi dan biasa dibulatkan (untuk penyederhanaan hitungan) menjadi 148 juta km. Dibandingkan dengan bumi, diameter matahari kira-kira 112 kalinya. Gaya tarik matahari kira-kira 30 kali gaya tarik bumi. Sinar matahari menempuh masa delapan menit untuk sampai ke Bumi.
Spoiler for gambar:
-Jika lebih jauh: planet bumi akan terlalu dingin bagi siklus air yang stabil
-Jika lebih dekat: planet bumi akan terlalu panas bagi siklus air yang stabil


2. Gravitasi di permukaan bumi

Gravitasi permukaan dari sebuah obyek astronomi (planet, bintang, dll.) adalah percepatan gravitasi yang berlaku pada permukaan obyek tersebut. Gravitasi permukaan bergantung pada massa dan radius obyek tersebut. Seringkali gravitasi permukaan dinyatakan sebagai rasio dengan harga yang berlaku di Bumi.
Spoiler for gambar:

-Jika lebih kuat: atmosfer bumi akan menahan terlalu banyak gas beracun (amoniak dan methana)
-Jika lebih lemah: atmosfer bumi akan terlalu tipis karena banyak kehilangan udara


3. Periode rotasi bumi

Rotasi Bumi merujuk pada gerakan berputar planet Bumi pada sumbunya dan gerakan di orbitnya mengelilingi matahari.
Masa rotasi Bumi pada sumbunya dalam dalam hubungannya dengan bintang ialah 23 jam, 56 menit dan 4.091 detik. Masa rotasi dalam kaitannya dengan matahari ialah 24 jam.
Spoiler for gambar:

-Jika lebih lama: perbedaan suhu pada siang dan malam hari terlalu besar
-Jika lebih cepat: kecepatan angin pada atmosfer terlalu tinggi


4. Albedo

Albedo merupakan sebuah besaran yang menggambarkan perbandingan antara sinar matahari yang tiba di permukaan bumi dan yang dipantulkan kembali ke angkasa dengan terjadi perubahan panjang gelombang (outgoing longwave radiation). Perbedaan panjang gelombang antara yang datang dan yang dipantulkan dapat dikaitkan dengan seberapa besar energi matahari yang diserap oleh permukaan bumi.
Spoiler for gambar:

-Jika lebih besar: Zaman es tak terkendali akan terjadi
-Jika lebih kecil: efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi


5. Aktivitas gempa
Gempa bumi adalah getaran atau guncangan yang terjadi di permukaan bumi. Gempa bumi biasa disebabkan oleh pergerakan kerak bumi (lempeng bumi). Kata gempa bumi juga digunakan untuk menunjukkan daerah asal terjadinya kejadian gempa bumi tersebut. Bumi kita walaupun padat, selalu bergerak, dan gempa bumi terjadi apabila tekanan yang terjadi karena pergerakan itu sudah terlalu besar untuk dapat ditahan.
Spoiler for gambar:

-Jika lebih besar: terlalu banyak makhluk hidup binasa
-Jika lebih kecil: bahan makanan dasar laut tidak akan didaur ulang ke daratan melalui pengangkatan tektonik


6. Ketebalan kerak bumi

Kerak bumi adalah lapisan terluar Bumi yang terbagi menjadi dua kategori, yaitu kerak samudra dan kerak benua. Kerak samudra mempunyai ketebalan sekitar 5-10 km sedangkan kerak benua mempunyai ketebalan sekitar 20-70 km. Penyusun kerak samudra yang utama adalah batuan basalt, sedangkan batuan penyusun kerak benua yang utama adalah granit, yang tidak sepadat batuan basalt.
Kerak bumi dan sebagian mantel bumi membentuk lapisan litosfer dengan ketebalan total kurang lebih 80 km.
Spoiler for gambar:

-Jika lebih tebal: terlalu banyak oksigen berpidah dari atmosfer ke kerak bumi
-Jika lebih tipis: aktivitas tektonik dan vulkanik akan terlalu besar


7. Medan magnet bumi

Magnetosfer Bumi adalah suatu daerah di angkasa yang bentuknya ditentukan oleh luasnya medan magnet internal Bumi, plasma angin matahari, dan medan magnet antarplanet. Di magnetosfer, campuran ion-ion dan elektron-elektron bebas baik dari angin matahari maupun ionosfir bumi dibatasi oleh gaya magnet dan listrik yang lebih kuat daripada gravitasi dan tumbukan.
Spoiler for gambar:

-Jika lebih kuat: badai elektromagnetik akan terlalu merusak
-Jika lebih lemah: kurangnya perlindungan dari radiasi berbahaya yang berasal dari luar angkasa


8. Interaksi gravitasi dengan bulan

Bulan yang ditarik oleh gaya gravitasi Bumi tidak jatuh ke Bumi disebabkan oleh gaya sentrifugal yang timbul dari orbit Bulan mengelilingi bumi. Besarnya gaya sentrifugal Bulan adalah sedikit lebih besar dari gaya tarik menarik antara gravitasi Bumi dan Bulan. Hal ini menyebabkan Bulan semakin menjauh dari bumi dengan kecepatan sekitar 3,8cm/tahun.
Spoiler for gambar:
-Jika lebih besar: efek pasang surut pada laut, atmosfer dan periode rotasi semakin merusak
-Jika lebih kecil: perubahan tidak langsung pada orbit menyebabkan ketidakstabilan iklim


9. Kadar karbondioksida dan uap air dalam atmosfer
Atmosfer Bumi terdiri atas nitrogen (78.17%) dan oksigen (20.97%), dengan sedikit argon (0.9%), karbondioksida (variabel, tetapi sekitar 0.0357%), uap air, dan gas lainnya. Atmosfer melindungi kehidupan di bumi dengan menyerap radiasi sinar ultraviolet dari matahari dan mengurangi suhu ekstrem di antara siang dan malam. 75% dari atmosfer ada dalam 11 km dari permukaan planet.
Atmosfer tidak mempunyai batas mendadak, tetapi agak menipis lambat laun dengan menambah ketinggian, tidak ada batas pasti antara atmosfer dan angkasa luar.
Spoiler for gambar:

-Jika lebih besar: efek rumah kaca tak terkendali akan terjadi
-Jika lebih kecil: efek rumah kaca tidak memadai


10. Kadar ozon dalam atmosfer

Ozon terdiri dari tiga molekul oksigen dan amat berbahaya pada kesehatan manusia. Secara alamiah, ozon dihasilkan melalui percampuran cahaya ultraviolet dengan atmosfer bumi dan membentuk suatu lapisan ozon pada ketinggian 50 kilometer.
Ozon tertumpu di bawah stratosfer di antara 15 dan 30 km di atas permukaan bumi yang dikenal sebagai 'lapisan ozon'. Ozon dihasilkan dengan pelbagai persenyawaan kimia, tetapi mekanisme utama penghasilan dan perpindahan dalam atmosfer adalah penyerapan tenaga sinar ultraviolet (UV) dari matahari.
Spoiler for gambar:
-Jika lebih besar: suhu permukaan bumi terlalu rendah
-Jika lebih kecil: suhu permukaan bumi terlalu tinggi, terlalu banyak radiasi ultraviolet


Daftar di atas hanyalah sedikit contoh dari sekian banyaknya data yang melimpah tentang adanya prinsip Antropis. Namun, yang sedikit inipun cukup untuk menghancurkan mitos yang dipercaya para ilmuan materialis, yaitu bahwa keberadaan bumi beserta kehidupan yang terdapat padanya terjadi secara kebetulan melalui serangkaian persitiwa acak tanpa perencanaan. Siapapun yang mempelajari data-data ini tidak akan gagal untuk sampai pada kesimpulan bahwa bumi ini merupakan tempat yang telah dirancang dengan tingkat kerumitan yang tak terbayangkan dan dengan kesesuaian yang sempurna demi keberlangsungan kehidupan di dalamnya.


Friday, February 25, 2011

10 Planet Terunik Yang Pernah Ditemukan Di Alam Semesta

Alam semesta begitu luas. Planet yang dihuni manusia, planet bumi adalah satu dari seribu, sejuta, atau bahkan satu dari triliunan planet yang tersebar di angkasa luar. Berdasarkan fakta tersebut, tentunya anda pernah atau sering beranggapan mungkin ada kehidupan lain selain di bumi. Para ilmuwan meyakini kemungkinan tersebut ada dan dari waktu ke waktu terus berusaha mencari petunjuk untuk menemukan dunia baru.

Pada tahun 1990, para ilmuwan menemukan secercah harapan dengan menemukan sejumlah planet di luar tata surya (exoplanet). Planet-planet tersebut sangat beragam. Mulai dari planet api, planet berukuran raksasa, planet berbatu, planet yang tidak memiliki bintang, dan banyak lagi. Hingga kini, penemuan exoplanet mencapai 230 planet. Berikut adalah daftar sepuluh exoplanet

1. Sang Kuda Api




Planet 51 Pegasi b adalah exoplanet pertama yang ditemukan para pemburu planet pada 1990. Planet mirip Jupiter, namun bertemperatur panas ini diberi julukan Bellerphon, pahlawan mitos Yunani yang menjinakkan kuda bersayap Pegasus. Pemberian julukan tersebut berdasarkan gugus bintang Pegasus, lokasi planet itu.

2. Tetangga Terdekat Bumi


Berjarak hanya 10,5 tahun cahaya, Epsilon Eridani b adalah exoplanet terdekat dengan bumi. Planet tersebut mengorbit jauh dari bintangnya sehingga air atau kehidupan mustahil ada.



3. Planet Tanpa Bintang


Terdapat sejumlah exoplanet yang memiliki bintang atau matahari lebih dari satu, bahkan hingga memiliki tiga matahari. Lain halnya dengan Planemos. Planet tersebut hanya "mengambang" begitu saja tanpa mengitari bintang apa pun.

4. Si Gesit


Planet SWEEPS-10 hanya berjarak 740.000 mil dari bintangnya. Saking dekatnya, planet yang disebut ultra-short-period planets (USPPs) itu hanya membutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk mengorbit. Satu tahun di sana sama dengan sepuluh jam di bumi.

5. Dunia Api dan Es


Planet ini "terkunci" pada bintangnya, sama seperti bulan yang selalu menjadi satelit bumi. Jadi, satu sisi dari planet Upsilon Andromeda b selalu menghadap ke sana. Posisi ini menciptakan temperatur paling tinggi yang sejauh ini diketahui para astronom. Satu sisi planet sangat panas bagai lahar, sedangkan sisi lainnya bertemperatur sangat dingin.

6. Cincin Raksasa


Planet yang mengorbit pada bintang Coku Tau 4 ini adalah exoplanet termuda yang berumur kurang dari satu juta tahun. Para astronom mendeteksi keberadaan planet ini dari lubang besar dari cincin planet tersebut. Lubang tersebut berukuran sepuluh kali lebih besar dari bumi.

7. Si Tua Bangka


Planet tertua yang juga disebut primeval world ini berumur kurang lebih 12,7 miliar tahun. Para ilmuwan menduga planet tersebut terbentuk delapan miliar tahun silam sebelum bumi terwujud dan hanya berselisih dua miliar tahun dari kejadian Big Bang. Penemuan ini menimbulkan wacana bahwa kehidupan mungkin terjadi lebih awal dari yang diduga selama ini.

8. Planet yang Menyusut


Serupa dengan SWEEPS-10, planet HD209458b mengorbit sangat dekat dengan bintangnya sehingga atmosfer planet tersebut tersapu oleh angin stellar. Sejumlah ilmuwan mengestimasi planet tersebut kehilangan sepuluh ribu ton material setiap detiknya. Pada akhirnya, mungkin hanya inti dari planet itu yang akan tersisa.

9. Si Atmosfir Tebal


Planet HD 189733b adalah planet pertama yang atmosfernya "tercium" oleh para ilmuwan. Dengan menganalisis cahaya dari sistem bintang planet itu, astronom mengatakan atmosfir planet tersebut tertutup oleh semacam kabut tebal serupa dengan butiran pasir. Sayangnya, air tidak terdeteksi di planet tersebut. Namun, pemburu planet menduga ada kehidupan di balik kabut tebal itu.

10. Kembaran Bumi?


Gliese 581 C adalah exoplanet yang saat ini banyak menarik perhatian para ilmuwan di seluruh dunia. Pasalnya, planet terkecil di luar sistem tata surya ini berada di "zona aman". Artinya, planet ini terletak tidak terlalu jauh maupun terlalu dekat dengan bintangnya, sama seperti posisi bumi kita dengan matahari. Penemuan ini menaikkan probabilitas terdapat air atau bahkan kehidupan di sana. Planet ini 50 persen lebih besar dan lima kali lebih masif dari bumi.

Mungkinkah ada kehidupan lain di luar sana? Para ilmuwan mengatakan dapat lebih menguak hal tersebut pada tahun 2013, saat pengerjaan teleskop berteknologi tinggi bernama James Webb Space Telescope (JWST).


Sumber : http://www.taukahkamu.com/2010/10/10-daftar-planet-terunik-di-jagat-raya.html

Wednesday, February 23, 2011

Video Menakjubkan Padatnya Asteroid di Langit

Tak hanya Bumi yang makin dipadati miliaran manusia, tapi juga tata surya kita. Bedanya, langit makin dipadati asteroid.

Peta menarik penuh warna mendokumentasikan pertumbuhan asteroid selama 30 tahun. Mengilustrasilkan bagaimana kita sebaiknya makin waspada dengan asteroid yang terbang dekat dengan Bumi, sebagai hasil peningkatan kecanggihan teleskop.

Tak hanya gambar, sebuah video juga merekam penemuan asteroid baru lebih dari tiga dekade, juga grafik peta yang menunjukkan makin padatnya asteroid di tata surya kita.

Peta dan video tersebut dibuat oleh astronom Inggris, Scott Manley. Klip video itu berdurasi tiga menit, di mana satu detik setara dengan penampakan asteroid selama dua bulan.

Klip dimulai dengan taburan debu putih di sekitar tepi planet.

http://unik13.info/wp-content/uploads/2010/08/asteroid-51.jpg

Tahun berganti tahun, dengan makin canggihnya teleskop yang ada, juga eksperimen dan metode deteksi yang mutakhir, taburan debu putih itu menjadi cincin hijau padat yang menunjukkan bertambah padatnya sabuk asteroid karena makin banyaknya asteroid atau 'planet minor' yang ditemukan.

http://unik13.info/wp-content/uploads/2010/08/asteroid-31.jpg

Yang mengkhawatirkan, titik-titik merah menunjukkan asteroid-asteroid yang terbang melayang di dalam orbit Bumi. Cuplikan video bahkan menunjukkan, beberapa di antaranya terlihat dalam jarak yang membahayakan Bumi.

Warna terakhir lingkaran asteroid dalam video tersebut mengindikasikan, betapa dekat asteroid-asteroid menuju tata surya.

http://unik13.info/wp-content/uploads/2010/08/asteroid-41.jpg

Manley menciptakan peta ini dari tahun 1980-2010 yang menggambarkan setiap asteroid yang terlacak teleskop.

Tiga puluh tahun lalu, kita hanya tahu ada sekitar 8.954 asteroid di tata surya kita. Saat ini, kita telah menemukan berkali lipat, jumlahnya diperkirakan 530.091 asteroid yang menyatu menyerupai 'mata' berwarna hijau.

http://unik13.info/wp-content/uploads/2010/08/asteroid-11.jpg

Manley, mantan mahasiswa riset di Armagh Observatory, Irlandia Utara mengatakan, citra yang dibuatnya menggunakan orbit asteroid yang diketahui untuk menunjukkan keberadaan asteroid dari hari ke hari.

"Sama seperti kita mencari tahu di mana letak Bumi, Mars, dan Venus, kita bisa melakukan hal yang sama untuk mencari tahu lokasi apapun yang mengorbit Matahari."

"Aku membuat peta ini tiap hari selama 30 tahun, ada sekitar 11.000 gambar. Lalu aku menggabungkannya dalam bentuk video," kata Manley.

Asteroid yang ukurannya lebih kecil dari planet juga mengorbit Matahari.

Ukuran mereka, yang besar, berkisar dari puluhan meter sampai yang terbesar  yang telah diketahui 950 kilometer yakni Asteroid Ceres.

Ada juga asteroid kecil, dengan diameter 5-10 meter sering nyelonong masuk Bumi, namun kebanyakan meledak di atmosfer.

Sementara, asteroid yang lebih besar, sekitar 1 km menabrak Bumi sekitar 500.000 tahun sekali.

http://unik13.info/wp-content/uploads/2010/08/asteroid-21.jpg

Tapi walaupun beberapa asteroid pada tampilan peta Manley jaraknya sangat dekat dan berbahaya dengan Bumi, itu bukan berarti akan menubruk Bumi. Gambar itu nampak sangat dekat karena skalanya besar.


"Satu pixel di dalam layar bisa berjarak 1 juta kilometer. Bahkan, jika sebuah asteroid muncul tepat di atas Bumi, jaraknya bisa sampai sejuta kilometer. Itu bisa dua kali lipat jarak Bumi ke Bulan.

sumber

Monday, February 21, 2011

Matahari Julurkan Lidah Api Terkuat

 
NASA/SDO Lidah api matahari yang direkam satelit Solar Dynamics Observatory (SDO) dibandingkan ukuran Bumi.

Matahari menjulurkan lidah api pada tanggal 15 Februari 2011 lalu. Juluran lidah api yang terjadi tergolong dalam kelas X2 dan tergolong juluran terkuat yang pernah terjadi dalam kurun waktu 4 tahun terakhir.

Lidah api adalah ledakan besar di atmosfer matahari yang bisa melepaskan energi sebesar 6 x 10 (25) Joule. Lidah api ini dibagi dalam beberapa kelas berdasarkan kekuatannya, di mana yang terbesar adalah kelas X.
Lidah api bisa memengaruhi seluruh lapisan atmosfer matahari. Lidah api akan meningkatkan temperatur plasma hingga jutaan Kelvin, menghasilkan radiasi dari beragam panjang gelombang dan menyebabkan lontaran massa korona.

Lidah api terkuat yang terjadi kemarin berasal dari bintik matahari nomor 1158. Lidah api tersebut merupakan lidah api tertama dari siklus matahari saat ini (solar Cycle 24) yang dimulai 8 Januari 2008 lalu.
"Ini adalah lidah api terbesar yang terjadi sejak 6 Desember 2006," kata Phill Chamberlin, ilmuwan yang terlibat dalam proye Solar Dynamics Observatory NASA. "Kami terkejut ketika mengetahui ini adalah kelas X," lanjutnya.
Chamberlin mengungkapkan, lidah api kelas X kali ini akan diikuti oleh lidah api kelas X yang akan terjadi 2-4 tahun mendatang. Frekuensi terjadinya lidah api akan memuncak ketika mendekari siklus matahari maksimum.
Lontaran massa korona yang terjadi akibat lidah api ini akan mencapai bumi kurang lebih Kamis (17/2/2011) besok, antara 36-48 jam setelah lidah api terjadi. Lontaran massa korona bisa menyebabkan badai geomagnetik.

Gangguan badai matahari
Dampak badai geomagnetik sendiri takkan terlalu siginifikan. Kemungkinan yang terjadi adalah gangguan komunikasi satelit, gangguan sinyal GPS, gangguan jaringan listrik dan kemungkinan korosi pada jaringan bawah tanah.

Jika ada dampak lain, maka dampak ini justru tampak manis. Ketika lontaran masa korona sampai ke bumi, di belahan utara bumi akan muncul fenomena aurora borealis, tampak seperti semburat cahaya matahari dengan berbagai pola.

Sayangnya fenomena terakhir hanya bisa disaksikan jika berada di lintang tinggi. Lidah api matahari sendiri pertama kali diobservasi secara independen oleh Richard Hodgson pada tahun 1859.
Situs astronomi lokal, Langitselatan.com memberitakan bahwa Alfan Nasrulloh sempat mengamati fenomena lidah api ini dengan menggunakan teleskop radio JOVE di observatorium Bosscha.

"Observatorium Bosscha bisa terlibat aktif di radio (frekuensi rendah) untuk 'menyambut' siklus aktifitas matahari ke-24 dengan puncak aktifitas matahari sekitar 2012-2014 dalam bentuk solar patrol," demikian diberitakan situs itu.

sumber 

Pulau Berlangit Gelap Pertama di Dunia


Sark, sebuah pulau yang berjarak 80 km di selatan pantai Inggris meraih gelar sebagai pulau berlangit gelap pertama di dunia. Pulau tersebut merupakan pulau terkecil di antara 4 anggota Kepulauan Channel.
Kenapa dinamakan demikian? Gelar pulau berlangit gelap pertama itu diberikan oleh International Dark Sky Association (IDA), sebuah organisasi Amerika Serikat yang memiliki misi melestarikan kegelapan dan keindahan langit malam.
IDA memberikan gelar tersebut setelah selama setahun bekerja keras dengan 600 warga pulau untuk mengurangi polusi cahaya. Mereka bekerja sama memastikan sesedikit mungkin cahaya yang "tumpah" ke angkasa, menyebabkan kaburnya cahaya bintang.

Dengan langit gelap yang dimiliki, maka Sark adalah surga bagi para astronom, amatir maupun profesional. Bintang, bulan, meteor, planet, benda angkasa lain beserta fenomenanya bisa dilihat dengan sangat jelas.
"Anda bisa melihat pemandangan spektakuler di Inggris, tapi sangat sedikit tempat yang bisa memberikan pemandangan kegelapan tingkat dunia," kata Steve Owens, astronom yang bekerja sama dengan warga untuk mewujudkan langit gelap Sark.

"Jika anda berada di tempat seperti Sark, Bimasakti adalah pemandangan rutin tiap malam. Itu membuat saya merasa kagum. Setiap titik-titik di angkasa adalah 'matahari' dan terdapat 100 juta jumlahnya," tandas Owens.

Ia mengatakan, "Itu (pemandangan langit malam) membuat saya merasa betapa spesialnya Bumi. Kita tidak pernah menemukan tempat lain di dalam kosmos yang begitu sempurnanya untuk mendukung hidup."
Untuk mewujudkan langit gelap, Owens dan warga musti mengukur tingkat ilmuniasi cahaya serta kejelasan konstelasi bintang. Owens mendatangi setiap lokasi di Sark dan membuat rekomendasi untuk mengurangi iluminasi cahaya.

Dengan modal langit gelapnya dan gelarnya, ekonomi Sark berpotensi untuk dikembangkan. Wisatawan bisa dipacu untuk tinggal hingga musim dingin sehingga bisa menikmati keindahan langit malam Sark.
Paul Williams, ketua komite pertanian Sark mengatakan, "Astronomi sedang naik daun. Banyak orang penasaran tentang planet, bintang dan kehidupan di luar sana. Siapa tahu sesuatu bisa ditemukan dari Sark," kata Williams.


sumber

Saturday, February 19, 2011

Dua Galaksi Ciptakan Black Hole Raksasa

Gambar di bawah ini mirip cincin permata luar angkasa. Yang mengejutkan, cincin lubang hitam itu berasal dari Arp 147, sepasang galaksi sejauh 430 juta tahun cahaya dari Bumi.


http://static.inilah.com/data/berita/foto/1241752.jpg

Gambar komposit ini berasal dari data yang dikumpulkan Chandra X-ray Observatory dan Hubble Space Telescope milik NASA. Informasi Chandra menyebutkan data optik warna merah muda, sedangkan Hubble berwarna merah, hijau dan biru.

Arp 147 terdiri dari sisa galaksi spiral yang bertabrakan dengan galaksi elips. Tabrakan ini menghasilkan gelombang formasi bintang sehingga tampak cincin biru.Hal tersebut mengandung banyak bintang muda.

Bintang-bintang tersebut mengalami evolusi dalam beberapa juta tahun kemudian meledak, seperti supernova, sehingga menciptakan bintang-bintang neutron dan lubang hitam. Sebuah fraksi bintang neutron dan lubang hitam akan membentuk bintang pendamping.

Sembilan sumber X-ray di sekitar cincin Arp 147 tampak sangat bersinar dibandingkan lubang hitam karena memiliki bobot 10 hingga 20 kali lebih besar dari matahari. Sumber X-ray juga terdeteksi di inti galaksi merah.

Berdasarkan pengamatan ultraviolet dan teleskop NASA, ilmuwan bisa memprediksi model evolusi bintang biner sehingga memahami pembentukan bintang terkuat mungkin berakhir 15 juta tahun lalu, dalam kerangka waktu Bumi.

Hasil penelitian disampaikan penulis Saul Rappaport, Alan Levine dan Benjamin Steinhorn dari Massachusetts Institute of Technology bersama dengan David Pooley dari Eureka Scientific, di jurnal Astrophysical.

Sumber :
teknologi.inilah.com

Ternyata Ada Juga Bagian Mars yang Berwarna Biru

Planet Mars memang terkenal dengan sebutan planet merah. Tapi, tak seluruh permukaan Mars berwarna merah ketika dicitrakan.

Hasil jepretan Mars Reconaissance Orbiter NASA menunjukkan bahwa ada bagian planet itu yang berwarna biru, seperti Bumi.


http://kcdn5.stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/02/18/1309291620X310.jpg

Hasil jepretan yang dipublikasikan di New Scientist itu ialah bukit pasir di Kawah Rabe, wilayah berdiameter 100 kilometer di dataran tinggi belahan selatan Mars. Gundukan itu benar-benar tampak biru, seperti lautan bumi tampak dari udara.

Bukit pasir itu menutupi sebagian wilayah Kawah Rabe. Bukit pasir terbentuk dari pasir basalt di dasar kawah dan dibentuk oleh angin Mars. Citra lebih dekat menunjukkan pegunungan berstruktur mirip sidik jari, lembah, dan riak-riak.

Pertanyaan yang muncul adalah, mengapa bagian gundukan pasir tampak berwarna lebih gelap dibanding wilayah kawah lain?

Salah satu kemungkinannya adalah pasir di dasar kawah bukan pasir lokal, tetapi pasir dari daerah lain yang terjebak oleh kondisi topografis daerah tersebut. Tidak ada uraian mengapa wilayah tersebut berwarna biru.

Sumber :
sains.kompas.com

Thursday, February 3, 2011

Planet Mars Diduga Sembunyikan Banyak Es



Kutub-kutub planet Mars kemungkinan bukanlah satu-satunya tempat di mana air es bersembunyi di planet itu. Dari penemuan terbaru, astronom memprediksi bahwa es juga hadir di kawah-kawah yang ada di sekitar garis katulistiwa Mars.

Temuan ini disebut-sebut dapat memberikan dampak signifikan terhadap eksplorasi planet Mars di masa depan. Nantinya, es tersebut berpeluang  dapat dimanfaatkan sebagai penyambung hidup ketika manusia mulai ada yang ditugaskan di sana.

Menggunakan gambar-gambar yang diambil oleh Mars Global Surveyor dan Mars Reconnaissance Orbiter, David Shean, Planetary Geologist dari Malin Space Science Systems di San Diego, Amerika Serikat menyebutkan, tampaknya ada banyak material yang kaya akan es terkubur di dasar setidaknya 38 kawah di kawasan Sinus Sabaeus, yang ada di dekat katulistiwa Mars.

“Sangat mengherankan bahwa hal-hal seperti ini tidak disadari sebelumnya meski sudah ada ratusan ribu foto-foto resolusi tinggi yang diambil selama 15 tahun terakhir,” kata Shean, seperti dikutip dari Space, 2 Februari 2011. “Ini bukti bahwa planet Mars memang penuh dengan kejutan.”

Dari penelitian-penelitian terdahulu, kutub planet Mars diperkirakan menyimpan es. Akan tetapi, iklim di planet itu terlalu keras bagi kelangsungan air. Udara di sana sangat tipis sehingga jika ada es di permukaan planet akan segera menguap.

“Sejak lama kami telah melihat gambar-gambar yang menunjukkan bahwa tampak material yang kaya akan es di dasar kawah di kedua kutub Mars,” kata Shean. “Yang mengherankan, ternyata material yang sama juga ditemukan di khatulistiwa planet itu,” ucapnya.

Shean menyebutkan, jika ada es yang terkubur di khatulistiwa, tampaknya ia menyimpan catatan penting terhadap kondisi iklim di masa lalu Mars yang sangat ingin dianalisa oleh ilmuwan.

Lebih lanjut, Shean menyebutkan, kawasan khatulistiwa jauh lebih menarik untuk dijadikan tujuan untuk eksplorasi di masa depan dibandingkan dengan kutub karena mendapatkan lebih banyak sinar matahari dan memiliki temperatur yang lebih hangat.

“Khatulistiwa cocok untuk kendaraan penjelajah bertenaga matahari,” kata Shean. “Namun demikian, eksplorasi masa depan juga membutuhkan air sebagai sumber pendukung kehidupan,” ucapnya.

Temuan es di kawasan khatulistiwa planet Mars tersebut dipaparkan di jurnal Geophysical Research Letters. (hs)

sumber http://id.news.yahoo.com/viva/20110202/ttc-planet-mars-diduga-sembunyikan-banya-078ed6a.html

Wednesday, January 26, 2011

Seperti Apa Hotel Di Luar Angkasa ??

Bosan dengan tempat wisata yang itu-itu saja? Bersiap-siaplah karena sebuah perusahaan Rusia tengah merancang sebuah hotel luar angkasa.
Orbital Technology, sebuah perusahaan bermarkas di Moskow, akhir pekan ini seperti yang dikutip Daily Mail, berharap bisa memanfaatkan peluang bisnis dalam bidang pariwisata angkasa luar.
Perusahaan itu rencananya akan membangun Commercial Space Station yang menyediakan jasa pariwisata bagi para pelancong dari kelas ‘jet set’ dan tempat berlibur bagi petugas International Space Station serta para pekerja atau ilmuwan yang bekerja di luar angkasa.
Memang, proyek ambisius itu tampaknya tidak akan terwujud dalam waktu dekat. Perusahaan itu baru berencana meluncurkan sebuah stasiun luar angkasa yang terdiri dari tujuh ruangan pada 2016 , tetapi rencana itu mungkin akan berkembang atau berkurang tergantung pada permintaan pelanggan.
Selain itu masih ada satu masalah. RKK Energia, perusahaan milik pemerintah Rusia yang ditunjuk sebagai kontraktor untuk membangun stasiun itu, belum menjelaskan apakah mereka punya dana yang cukup untuk menjalankan proyek itu.
Energia sebelumnya membangun kapsul untuk kru Soyuz, misi penerbangan luar angkasa Russia, dan kapal kargo ‘Progress’ yang digunakan untuk mengantar awak luar angkasa dan persediaan untuk Stasiun Luar Angkasa Internasional.
Sergey Kostenko, kepala eksekutif Orbital Technology, mengemukakan stasiun luar angkasa yang mereka rencanakan itu akan menjadi ‘hotel nyaman yang berada dalam orbit, yang dirancang secara khusus untuk wisatawan.”
“Akan lebih nyaman dari Stasiun Luar Angkasa Internasional karena tidak ada peralatan ilmiah yang tidak perlu,” tambah Kostenko.
Sampai sekarang para turis luar angkasa, yang terdiri dari segelintir manusia super kaya dan gila petualangan, harus menelan cercaan dan berdesak-desakan dengan para astronot atau kosmonot untuk bisa berwisata di stasiun Luar Angkasa Internasional. Mereka juga harus mengambang dengan hati-hati agar tidak merusak alat-alat penelitian di sana.
Sementara itu rancangan stasium wisata luar angkasa itu terus dibangun dan beberapa sketsa telah disiarkan oleh Orbital Technologies tampak menyerupai Stasiun Luar Angkasa Internasional. Orbital Technologies tidak mengungkapkan biaya proyek itu.
Selama ini para wisatawan luar angkasa yang berkunjung ke stasiun luar angkasa dilatih di Rusia dan dikirim dalam kapsul Soyuz milik Rusia, meski perjalanan itu dikelola oleh perusahaan yang berbasis di Virginia, Amerika Serikat.
Pendiri Canadian Cirque du Soleil, Guy Laliberte yang melewatkan 12 hari di luar angkasa pada September 2009 adalah turis luar angkasa terbaru yang berangkat ke stasiun angkasa luar. Rusia rupanya h menghentikan pariwisata angkasa luar tahun ini karena jumlah kru semakin meningkat.
Makanan di stasiun yang sedang dibangun itu akan disesuaikan dengan permintaan pelanggan, ungkap Kostenko, dan para pengelola program itu sedang berpikir untuk merekrut koki-koki selebriti untuk memasak sebelum dikirimkan ke luar angkasa.



sumber http://punky.br4.net/2010/10/09/seperti-apa-hotel-di-luar-angkasa/

Friday, January 21, 2011

Asteroid Hantam Bumi Seperti Shotgun

http://static.inilah.com/data/berita/foto/818221.jpg
Asteroid berukuran kerikil yang ditarik bersamaan oleh gravitasi dapat menghantam bumi seperti tembakan shotgun.

Teori ini telah lama dikeluarkan yang menyatakan bahwa 'tumpukan puing' asteroid ini apabila memiliki kecepatan yang cukup dapat menembakkan material melalui gaya sentrifugal sehingga terciptalah kumpulan batu pada orbit yang sama dengan Bumi.

Saat ini, ilmuwan di Tel Aviv University menggunakan Observatorium sekolah di kedalaman Gurun Negev, berhasil membuktikan keberadaan teori-teori pasangan ‘asteroid terpisah’ ini, seperti dikutip INILAH.COM dari rilis universitas pada Senin (13/9).

David Polishook dan Noah Brosh dari Department of Geophysics and Planetary Sciences sekolah mengatakan bahwa riset ini belum memverifikasi teori itu. Namun asteroid semacam itu dapat memiliki implikasi jika benar melewati Bumi.

Alih-alih permukaan bumi ditabrak batu raksasa, Bumi akan dilempari oleh batu kerikil yang tak terhitung banyaknya yang terbuat dari asteroid itu, kata Brosch.

Pengetahuan ini perlu dipertimbangkan untuk membuat taktik defensif yang berbeda jika sebuah asteroid berada pada jalur yang melewati Bumi, kata para peneliti.(inilah.com)

Binatang Raksasa Punah Bukan karena Komet

 http://1.bp.blogspot.com/_KBmSyL8sOUQ/TIW0jlbX4tI/AAAAAAAAAwU/R_n8kEkzRqU/s1600/aneh22_komet.jpg
Bencana besar yang menyebabkan kematian spesies mamalia raksasa termasuk mammoth, harimau bergigi besar dan berang-berang raksasa ternyata bukanlah dampak komet.

Peneliti sebelumnya menyebutkan bahwa kepunahan masal terjadi di bumi akibat komet yang menabrak bumi. Tabrakan itu memicu penurunan suhu yang sangat drastis sekitar 13 ribu tahun lalu. Perubahan iklim mendadak yang dikenal dengan pembalikan suhu Younger-Dryas ini dianggap sebagai penyebab kepunahan sebagian besar mamalia, dan leluhur manusia.

Namun, ilmuwan di Washington University, Missouri, dan Royal Hollway, University of London, menemukan bahwa kristal karbon bukanlah keseluruhan gumpalan fakta dari unsur karbon yang dikenal dengan graphene di mana ini biasanya berbentuk sedimen.

Profesor Andrew Scott, salah satu penulis di departemen ilmu bumi Royal Holloway University mengatakan, “Hasil penelitian kami meragukan salah satu potongan terakhir yang dibahas secara luas menyangkut hipotesis dampak Younger-Dryas.”

Ilmuwan menyangkal teori kontroversial itu setelah menemukan sepotong bukti kunci yang digunakan untuk mendukung gagasan dampak komet mungkin tercipta oleh proses yang lebih biasa.

Teori ini berdasarkan air segar dari sebuah gletser di danau raksasa glasial Atlantik Utara di mana arus samudra telah membantu menjaga sebagian besar es planet. Hal itu menjadi penjelasan yang paling mungkin soal perubahan iklim yang memicu kepunahan.

Manusia juga menyebar ke Amerika Utara. Namun setelah perubahan iklim yang tiba-tiba memicu munculnya zaman es terakhir, banyak dari spesies ini telah punah dan jumlah manusia diperkirakan turun menjadi hanya beberapa ribu orang.

Tiga tahun lalu, ilmuwan di University of Oregon menemukan bukti dari materi eksotis, termasuk berlian nano di sedimen berusia 12.900 tahun yang dianggap sebagai dampak dari komet yang menabrak bumi.

Namun, profesor Scott dan Tyrone Daulton dari Washington University mengatakan bahwa berlian tersebut disalahartikan karena mereka tidak menemukan bukti soal tabrakan komet.

Dr Douglas Kennett yang memimpin tim dari University of Oregon mengatakan bahwa para ilmuwan dahulu telah mencari di tempat yang salah.

“Klaim sebelumnya yang berdasarkan berlian salah alamat, tidak benar dan salah arah,” ujar Kennett.(inilah.com)

Wednesday, January 19, 2011

WASP-33b, Planet Terpanas yang Lebih Panas Dari Beberapa Bintang

Astronom yang terlibat dalam proyek Super Wide Angle Search for Planets (SuperWASP) telah menemukan planet terpanas bernama WASP-33b. Suhu planet tersebut lebih panas dari suhu beberapa bintang.


http://stat.k.kidsklik.com/data/photo/2011/01/19/1428533620X310.jpg

Keberadaan planet itu telah diduga sejak tahun 2006 lalu namun baru dikonfirmasi tahun 2010 kemarin. Diketahui, planet tersebut tergolong dalam jenis planet gas dengan massa kurang dari 4,5 kali massa Jupiter.
Berdasarkan observasi dengan William Herschel Telescope, suhu WASP-33b mencapai 3200 derajat Celsius. Suhu itu lebih panas daripada bintang katai merah yang bersuhu 700 derajat Celsius dan WASP-12b yang suhunya 2300 derajat Celsius.

Salah satu penyebab panasnya suhu planet itu adalah suhu bintang induknya yang juga panas. Astronom mengatakan, suhu bintang induk planet itu adalah 7160 derajat Celsius, lebih tinggi dari suhu matahari yang hanya 5600 derajat Celsius.

Sementara, sebab lain adalah kedekatan jarak orbit WASP-33b dengan bintang induknya. Dengan jarak hanya 7 persen dari jarak Merkurius-Matahari, planet ini seakan menjadi "ketularan" panas bintang induknya.
Studi tentang planet ini dipimpin oleh Alexis Smith dari Universitas Keele di Stafordshire, Inggris. Lewat studi ini, astronom juga mengetahui bahwa waktu revolusi planet ini sangat singkat, hanya 29,5 jam.
Drake Demming dari Goddard Space Flight Center NASA di Greenbelt, Maryland yang tidak terlibat penelitian ini mengatakan, "WASP-33b bisa membantu astronom menelaah planet panas yang karakteristisknya masih misteri."

Hal yang bisa dipelajari misalnya adanya planet berorbit dekat dengan bintangnya yang memiliki lapisan atmosfer luar lebih dingin dari lapisan dalamnya. Ini mengejutkan karena planet tersebut "dipanaskan" dari luar.

Deming mengatakan, fakta itu bisa berkaitan dengan adanya senyawa berbasis karbon yang mengubah cara atmosfer merespon radiasi. Senyawa kimia tertentu bisa terbentuk akibat sinar ultraviolet dari bintang.
"Ini pastinya akan menjadi planet yang ingin Anda lihat. Ini adalah kesempatan yang sangat langka untuk bisa mempelajari planet yang mengorbit pada bintang yang super panas," pungkas Deming dalam interview-nya dengan New Scientist.


Sumber :
sains.kompas.com

Friday, January 14, 2011

Boriska Anak Dari Planet Mars

Belum lama ini, media Inggris melaporkan, meskipun NASA telah membantah keberadaan alien atau UFO, tetapi Dr. Edgar Mitchell mengatakan, alien bukan saja ada, namun jumlahnya sangat banyak.


Astronot Apollo 14 Amerika, 'orang ke-6 mendarat di bulan', yang kini telah berusia 77 tahun ketika diwawancara oleh radio AS mengatakan UFO telah mengunjungi Bumi, dan telah berhubungan dengan sejumlah pejabat NASA.

Mitchell mengungkapkan, pejabat NASA yang telah berhubungan dengan alien mengatakan realitas yang sesungguhnya yang terlihat dari alien digambarkan seperti yang mereka perkirakan selama ini dengan fisik kecil, mata besar dan kepala besar.

Selain itu, teknologi alien sangat maju, iptek manusia tidak dapat dibandingkan dengan mereka, namun ternyata alien tidak memusuhi manusia.

Sementara itu, sebelum media Inggris menyingkap berita tentang 'Orang Asing yang Berkunjung ke Bumi,' Pravda, surat kabar Rusia melaporkan tentang ramalan anak planet Mars terhadap bumi.

Anak yang dipanggil Boriska ini berusia 11 tahun. Pada 4 tahun yang lalu untuk pertama kalinya dia mengungkapkan asal usulnya, bahwa dia berasal dari Mars. Dia juga memberitahukan kepada orang-orang kehidupan di Mars, penduduk, dan legenda terbang mereka ke Bumi.

Beberapa pidatonya tidak hanya menggemparkan orang banyak, namun juga mendapat perhatian besar dari media, pakar ilmuwan di dunia dan teolog.

Stephen Hawking, astronom dan fisikawan terkenal ketika diwawancarai oleh media resmi Inggris, mengatakan, "Tidak peduli apakah dia dari Mars, tapi pemahaman 'anak Mars' ini terhadap alam semesta dan astronomi di luar imajinasi saya, saya pikir para ilmuwan dunia juga memiliki pemahaman seperti ini, kita tidak bisa mengabaikan ungkapannya tentang alam semesta serta ramalannya terhadap masa depan dunia."

Menurut laporan, Boriska yang misterius, lahir di sebuah rumah sakit pedesaan Volgograd Zhirnovsk, kota terpencil Rusia. Orang tua Boriska terlihat polos, orang baik-hati. Ibunya Nadezhda adalah dokter kulit rumah sakit umum, ayahnya adalah seorang perwira Angkatan Darat.

Nadezhda mengenang kembali dan mengatakan setelah 15 hari kelahirannya, Boriska sudah dapat mengangkat kepala dan ketika berumur enam bulan dia telah mampu membaca headline koran, dan dapat menulis karakter Mandarin, walaupun tidak ada yang mengajarinya.

Menginjak usia 2 tahun, Boriska memiliki memori yang luar biasa, dan kemampuan luar biasa untuk memahami pengetahuan baru, juga dapat memperoleh informasi dari tempat misterius.

"Dia kadang duduk bersila, berbicara tentang hal-hal yang tidak masuk akal. Dia suka bicara tentang Mars, sistem planet, peradaban jauh. Kami bahkan tidak berani percaya pada pendengaran kami. Sejak 2 tahun, ibarat membaca kitab suci dia mulai berbicara tentang alam semesta, kisah tanpa akhir dari dunia lain dan langit tak berujung lainnya," kata Nadezhda.

Sejak saat itu, Boriska terus menerus mengatakan kepada orang tuanya bahwa dia berasal dari Mars. Pada waktu itu, Mars dihuni makhluk hidup. Namun, akibat sebuah bencana dahsyat, atmosfer di Mars menghilang, sehingga penduduk Mars kini terpaksa hidup di kota bawah tanah. Sejak itu, dia sering dengan alasan perdagangan dan tujuan penelitian lain mengunjungi Bumi, dan dia sendirian mengemudi pesawat ruang angkasa, tujuannya diperintahkan untuk mencari seseorang yang lahir di Tiongkok, namun secara realitas apa misinya, dia mengatakan sudah tidak ingat jelas.

Pada tahun 2008, ramalan Boriska mengatakan akan lebih banyak lagi 'manusia Mars' akan lahir di bumi, karena akan terjadi peristiwa besar di Bumi.

Selain itu, pada tahun 2008 akan terjadi bencana besar pada sebuah benua di planet Bumi ini, bencana itu ditujukan terhadap sebuah Negara yang tidak berkepercayaan.

Bencana kedua yang lebih menghancurkan terjadi pada tahun 2013, karena Kerajaan Tuhan dan para Dewa akan campur tangan, memperbaharui semua yang kotor dari Bumi, demi 'panduan jiwa' dari 'Kerajaan Allah'. Yang Mulia akan menghapus semua hambatan, sehingga manusia di kerajaan tanpa iman dapat memperoleh 'panduan jiwa' Yang Mulia.

Beberapa orang berpendapat, pada tahun 2008 di wilayah Wenchuan Tiongkok terjadi gempa 8 skala Richter, ini cocok dengan ramalan Boriska. Tiongkok sebagai negara dunia yang paling padat penduduknya, memiliki tingkat kepercayaan terhadap tuhan hanya 1%. tidak ada negara yang tak beriman seperti ini. Boriska juga membantah yang dimaksud 'pembimbing jiwa' adalah Yesus Kristus.

Pada tahun 2010, terhadap ramalan yang terkenal 'Hari Kiamat 2012,' Boriska dengan serius menceritakan kepada dunia luar bahwa pada tahun 2011 untuk ketiga kalinya akan terjadi bencana besar pada Bumi. Terjadi hanya pada sebuah benua besar di bumi ini, selain berhubungan dengan bencana air, wabah akan mengamuk lagi, hampir satu juta warga Tiongkok akan tewas.

"Ini adalah pemurnian kerajaan Allah terhadap Bumi yang dihuni manusia, karena jika tidak sampai saat genting, kalian manusia tidak akan sadar, kekerasan dan perang selalu akan ada di bumi ini. Hanya bila kalian telah memahami kehidupan atau pentingannya kekuatan cinta kasih, kalian baru dapat mengalami segala sesuatu yang kita miliki adalah sangat bermakna."

Ia juga memperingatkan kepada orang banyak: "Kiamat tidak bisa dihindari, tapi tidak pada tahun 2012, ini akan terjadi pada suatu hari ketika 'pembimbing jiwa' Yang Mulia yang telah lahir di Tiongkok kembali ke kerajaan surga,... ... Bila tidak sampai bencana terakhir, tidak sampai hari terakhir kiamat, beberapa dari kalian mungkin tidak pernah memahami pentingnya perdamaian dan cinta kasih serta misi diri kita tinggal di planet ini. Tetapi kebijakan, kebaikan, dan orang yang mengeksplorasi pengetahuan akan mendapat jawaban, ingat dari lubuk hati mencari jawabannya, sebaliknya, Mereka akan kecewa."

Terhadap pertanyaan 'siapa Jiwa Mulia yang lahir di Tiongkok', Boriska tidak secara jelas menyebut namanya, hanya mengatakan Beliau sedang melakukan beberapa hal yang sangat bermakna, dan bahkan banyak Dewa mengikutinya reinkarnasi.

Alien mengunjungi Bumi dan pengetahuan alam semesta oleh Boriska dari Mars serta ramalan yang menakjubkan serta banyak ramalan yang ditinggalkan sejarah tampaknya saling berpaduan jadi kenyataan.

Seperti ramalan Maya yang terkenal pernah berkata: Saat ini tata surya dalam Bima Sakti sedang melewati siklus besar lima ribu tahun.

Setelah siklus besar akan terjadi perubahan mendasar dalam alam semesta, ramalan Maya dikenal sebagai 'asimilasi dari Bima Sakti.' Dari 1992 - 2012, jangka waktu 20 tahun ini Bumi masuk dalam tahap akhir siklus besar, yaitu 'periode regenerasi Bumi.'

Selama periode ini secara total Bumi benar-benar harus 'dimurnikan' dan setelah masa diperbarui, Bumi akan keluar dari sinar lingkup Bima Sakti masuk ke dalam tahap baru asimilasi.

Bagaimana sebenarnya masa depan bumi, Tuhan dengan segala cara memberi isyarat kepada mereka yang tersesat. Apakah ini tidak cukup menyadarkan kita?



 

sumber : www.unikaja.com/2010/12/boriska-anak-dari-planet-mars-bicara.html

Thursday, January 13, 2011

4 Fakta Mengerikan Seputar Perjalanan Angkasa

4 Fakta Mengerikan Seputar Perjalanan Angkasa
4 Fakta Mengerikan Seputar Perjalanan Angkasa:
Anda bercita-cita untuk menjadi seorang astronot? Atau memimpikan ingin berjalan-jalan ke luar angkasa? Jangan melulu bayangkan hal yang indah-indah. Seperti dikutip dari Discovery, ada beberapa fakta yang "menarik" seputar kepergian ke luar Bumi itu.

Bangkai Makhluk Hidup

Penelitian dan eksplorasi ruang angkasa telah mengorbankan sejumlah nyawa makhluk hidup, terutama hewan. Jika Anda mengira mengorbankan monyet dan anjing di lab-lab pengujian atas nama ilmu pengetahuan di Bumi, sudah cukup buruk, bayangkan hal ini.
Sejumlah misi luar angkasa awal melibatkan prosedur re-entri ke Bumi. Sayangnya, tidak seluruh pesawat ulang alik berhasil. Diperkirakan, kini banyak bangkai anjing dan simian, jenis monyet yang mirip dengan manusia, yang telah menjadi mumi terus mengorbit Bumi sampai saat ini.

Kebocoran Udara

Alexei Leonov merupakan kosmonot Rusia pertama yang berjalan di ruang angkasa pada tahun 1965 lalu. Sayangnya ia mengalami kebocoran udara dan bahan pakaian mengalami kaku yang tidak diantisipasi sebelumnya.
Kakunya material kostum memaksa ia berupaya kembali ke dalam kapsul dengan susah payah. Ia terpaksa harus menurunkan tekanan di dalam kostum dengan risiko bahan kostum itu menggencetnya ke dalam.
Belum selesai sampai di situ, Voskhod, pesawat yang ia tumpangi meleset dari jalur dan mendarat di pegunungan Ural. Ia terpaksa tetap tinggal di dalam kapsul ruang angkasa tersebut di dalam sampai pertolongan tiba. Di luar, serigala lapar sudah menunggu.

Toilet

Pada 5 Mei 1961, astronot Alan Shepard lebih memilih untuk kencing di celana di pesawat Freedom 7 yang ia tumpangi. Andrew Chaikin, penulis khusus luar angkasa mendeskripsikan, perjalanan ke orbit demikian mengerikan.
Ia menuliskan bahwa toilet di ruang angkasa hanyalah berbentuk pembungkus seperti topi dengan lapisan perekat di pinggirnya. Astronot perlu mengoleskan atau memberikan lapisan anti kuman setelah ia buang hajat.
Nasihat para astronot bagi yang terpaksa memenuhi panggilan alam adalah: telanjang, siapkan waktu sekitar satu jam, dan bawa tisu banyak-banyak. Lakukan secepat mungkin sebelum urin membeku.

Dekompresi Mendadak

Tiga orang astronot Soyuz 11 tewas saat pesawat itu melepaskan tekanan udara saat akan masuk kembali ke atmosfir. Tahun 1965, seorang teknisi dari Johnson Space Center, Houston, AS berhasil hidup dan menceritakan pengalaman serupa.
Saat ia berada di ruang vakum, kecelakaan terjadi dan secara tidak sengaja, kostum luar angkasa yang ia gunakan kehilangan tekanan. Sebelum ia kehilangan kesadaran, yang ia rasakan adalah sensasi lembab yang ia rasakan di lidah terasa seperti mendidih.
Tidak seluruh pakar sepakat seputar gejala dekompresi mendadak. Akan tetapi, beberapa kemungkinannya adalah daging yang membengkak, darah menguap, bola mata meletus, dan pecahnya paru-paru.
Anda masih tertarik untuk pergi ke ruang angkasa dalam waktu dekat?
 
sumber

Tuesday, January 11, 2011

Planet Gliese 581 G yang Mirip dengan Bumi

Planet Gliese 581 G yang Mirip dengan Bumi
Planet Gliese 581 G yang Mirip dengan Bumi: 

Berita yang menghebohkan tersebut hadir pada bulan September 2010. Sebuah planet yang mirip Bumi diduga benar - benar ada di luar angkasa. Ini bukan lagi sekadar ilusi atau mimpi semua orang di dunia. Hampir semuanya identik alias mirip dengan kondisi bumi, bahkan sampai ukurannya!. Sang planet yang mirip bumi tersebut diberi nama Gliese 581g
Temuan itu dijelaskan oleh para astronom yang berasal dari Universitas California Santa Cruz. Steven Vogt. Salah satu anggota tim astronom itu, menyatakan terdapat kondisi yang menunjang bagi adanya air di sana. Karenanya Vogt yakin manusia bisa hidup dan menetap di Gliese 581 g. Tapi, beberapa astronom lain mengingatkan bahwa temuan ini masih terlalu dini untuk dipercaya.

Definisi Kembaran Bumi (Gliese 581 g)

Gliese 581 g (diucapkan / ɡli ː zə / ), juga dikenal sebagai Gl 581 g atau GJ 581 g merupakan sebuah planet yang belum dikonfirmasi dalam kelompok planet ekstrasurya. Gliese 581 g mengorbit bintang cebol merah dekat planet Gliese 581. Berjarak 20.5-tahun cahaya (1,94 × 10 14 km) dari Bumi di konstelasi dari Libra . Penemuan itu diumumkan oleh Lick-Carnegie Exoplanet Survey pada akhir September 2010, setelah satu dekade pengamatan.


Studi menunjukkan planet ini dekat tengah zona habitasi bintang induknya, dimana temperatur tidak terlalu panas atau terlalu dingin. Jika suatu planet berbatu , kondisi atmosfer yang menguntungkan bisa mengizinkan keberadaan zat cair, kebutuhan bagi semua kehidupan yang dikenal , pada permukaannya. Dgn massa 3,1-4,3 kali Bumi, Gliese 581 g dianggap sebagai Bumi super- , dan adalah planet terdekat dalam ukuran ke Bumi dikenal di zona habitasi. Hal ini membuat paling mirip bumi planet Goldilocks ditemukan di luar tata surya dan planet ekstrasolar dengan potensi yg diakui terbesar untuk menyembunyikan kehidupan.


Deteksi Gliese 581 g setelah sekian waktu singkat mencari dan pada jarak dekat tersebut membawa astronom untuk percaya proporsi bintang dengan planet mungkin lebih besar dari sepuluh persen.
 
sumber http://www.morzing.com/konten/51/planet-gliese-581-g-yang-mirip-dengan-bumi.html

Monday, January 10, 2011

Wow, Bulan Punya Cairan Inti Mirip Bumi

Perkembangan pesat teknologi memungkinkan manusia menyingkap rahasia bulan. Ternyata berdasarkan sensor seismik, bulan memiliki inti cair serupa dengan Bumi.

http://static.inilah.com/data/berita/foto/1126322.jpg
Informasi ini berdasarkan sinyal dari sensor seismik kiri permukaan bulan yang tertangkap oleh astronot Appolo pada 1971. Ilmuwan NASA berhasil menerapkan teknik seismologi kontemporer lewat data dari sensor yang ditempatkan oleh program luar angkasa AS.
Studi terbaru itu menunjukakn bahwa bulan memiliki inti yang solid mengandung zat besi yang kaya dengan radius hingga 150 mil. Materi ini berbentuk cair, terutama inti luar besi yang menggapai hingga radius 205 mil. Yang berbeda dengan Bumi, inti cair bulan memiliki lapisan pembatas di sekitarnya dengan jarak setidaknya 300 mil.
Data itu juga menyoroti evolusi dinamo bulan, proses alami yang memungkinkan bulan menghasilkan medan magnet yang kuat. Pengungkapan terperinci dari inti bulan sangat penting untuk mengembangkan model akurat dari pembentukan Bulan.

Inti suatu objek luar angkasa pada dasarnya berisi sebagian kecil unsur ringan seperti belerang dan oksigen. Penelitian terbaru itu tercantum di jurnal online Science. Ilmuwan menggunakan data ekstensif hasil pengumpulan misi Apollo milik Amerika Serikat.


Sumber :
teknologi.inilah.com

Tanpa Teleskop, Pria Temukan 4 Planet

Astronom amatir Peter Jalowiczor menemukan empat planet baru. Ia hanya menggunakan bantuan komputer rumah untuk menemukan planet tersebut.



Jalowiczor mengatakan menggunakan dua komputer rumahnya dan menghabiskan waktu tiga tahun untuk menganalisa data rilisan Lick-Canegie Planet Search Team University of California.

Jalowiczor,seperti dikutipCnetmenggunakan Spectroscopy Doppler untukmelacak planet berlokasi sangat jauh. Planet-planet baru temuan Jalowiczor adalah HD31253b, HD218566b, HD177830c dan HD99492c.

“Saya melihat perubahan perilaku bintang yang hanya bisa disebabkan planet. Begitu saya mengidentifikasinya, saya mengirimkan informasi detilnya ke Lick-Canegie Planet Search Team di Santa Cruz,” papar Jalowiczor.

“Jika planet mengorbit bintang, maka akan terjadi sedikit goyangan pada pergerakan bintang. Goyangan itu tampak pada cahaya bintang," katanya.